Terkadang aku hanya bisa menatap deretan target hidup yang kupajang di dinding kamar kosanku. Jika raga ini sudah terlanjur letih, maka semua kobaran semangat itu seolah mulai padam, berganti dengan keluh kesah yang tak kunjung lelah terucap. Terkadang, aku berfikir? Untuk apa aku ada disini? Ini kehidupan yang tak pernah aku bayangkan. Ini kehidupan yang tak pernah sebersitpun aku impikan. Jauh dari keluarga, sahabat, saudara dan kampung halaman. Terjebak ditengah hiruk pikuk metropolitan. Dihimpit oleh gedung-gedung pencakar langit yang menunjukan semakin dinamisnya perubahan. Dulu... ketika pakaian putih abu masih melkat di badanku, yang kupikirkan hanyalah berada di suatu tempat yang bisa menghasilkan uang. Yang ku bayangkan, aku bisa memberikan uang itu kepada orangtua dan adik-adikku. Membantu menjadi tulang punggung keluarga, dan meringankan beban berat yan...
alangkah indah apabila semua cerita kehidupan yang kau alami, kau lihat, kau jumpai dan kau rasa begitu bermakna... diabadikan dalam sebuah goresan tinta